Yogyakarta, zekriansyah.com – Setiap kali drawing Liga Europa digelar, perhatian para penggemar sepak bola seringkali tertuju pada satu nama: AS Roma. Klub ibu kota Italia ini memang memiliki magnet tersendiri, terutama dengan ambisi besar mereka untuk menjadi juaranya kompetisi paling bergengsi kedua di Eropa ini. Dari musim ke musim, Giallorossi selalu menghadirkan drama dan harapan, didukung oleh pemain-pemain bintang yang siap bertarung. Artikel ini akan mengupas tuntas perjalanan Roma di Liga Europa, tantangan yang mereka hadapi dalam setiap undian, dan bagaimana klub ini terus berjuang mewujudkan mimpi tersebut.
AS Roma siap tempur di Liga Europa 2023/2024, menyita perhatian publik sepak bola usai drawing dengan skuad bertabur bintang.
Perjalanan AS Roma di Liga Europa: Dari Finalis hingga Grup “Mudah”
AS Roma telah menunjukkan konsistensi dalam partisipasi mereka di Liga Europa. Di musim 2022/2023, mereka berhasil melaju hingga babak final, sebuah pencapaian yang membuktikan kualitas dan determinasi tim. Sayangnya, mereka harus mengakui keunggulan Sevilla dalam laga puncak yang dramatis.
Meski demikian, status sebagai finalis ini menjadi modal berharga bagi mereka. Di musim berikutnya, 2023/2024, hasil drawing fase grup Liga Europa menempatkan Roma di Grup G bersama Slavia Praha, Sheriff, dan Servette. Grup ini secara luas dianggap sebagai “grup mudah” bagi anak asuh Jose Mourinho kala itu, memberikan harapan besar untuk melaju jauh.
Duel Sengit di Fase Gugur: Ketika Roma Bertemu Raksasa Eropa
Perjalanan AS Roma di fase gugur Liga Europa selalu penuh tantangan dan momen mendebarkan. Musim 2023/2024 menjadi saksi bisu salah satu duel paling panas: derby Italia melawan AC Milan di babak perempat final. Pertemuan dua raksasa Serie A ini tentu saja menyita perhatian pecinta sepak bola dari seluruh dunia, menunjukkan betapa kompetitifnya Liga Europa.
Melangkah ke musim berikutnya, 2024/2025, drawing playoff 16 besar Liga Europa kembali menyajikan lawan berat bagi Roma. Mereka dijadwalkan bertemu dengan wakil Portugal, FC Porto. Ini adalah laga yang tidak bisa dianggap remeh, mengingat reputasi Porto sebagai tim berpengalaman di kancah Eropa. Para pemain-pemain kunci Roma seperti Paulo Dybala harus menunjukkan performa terbaik untuk bisa melewati hadangan ini.
Jika berhasil melaju dari babak playoff, tantangan berikutnya sudah menanti di babak 16 besar. Skenario drawing Liga Europa menunjukkan bahwa Roma berpotensi menghadapi Athletic Bilbao, tim kuat dari Spanyol. Pertemuan ini juga menarik, mengingat rekor AS Roma yang seringkali dihantui performa kurang maksimal saat berhadapan dengan klub asal Spanyol di kompetisi Eropa.
Ambisi Juara dan Peran Pemain-Pemain Kunci
Status AS Roma yang kerap berlaga di Liga Europa seringkali disebabkan oleh ketatnya persaingan di Serie A untuk lolos ke Liga Champions. Namun, hal ini tidak menyurutkan ambisi mereka. Roma selalu datang dengan target tinggi, yaitu meraih gelar juaranya Liga Europa.
Untuk mewujudkan ambisi ini, peran pemain-pemain bintang sangat krusial. Kehadiran sosok seperti Paulo Dybala, yang dikenal dengan sentuhan magis dan ketajamannya, menjadi harapan besar bagi tim. Konsistensi para pemain di setiap lini, mulai dari pertahanan hingga lini serang, akan menjadi kunci untuk menaklukkan setiap rintangan dalam drawing Liga Europa dan pertandingan-pertandingan yang akan datang.
Kesimpulan: Roma, Klub Penuh Gairah di Liga Europa
Dari hasil drawing Liga Europa yang menempatkan mereka di grup “mudah” hingga menghadapi derby panas atau wakil-wakil kuat Eropa, AS Roma selalu menjadi sorotan. Klub ini secara konsisten menunjukkan ambisi besar untuk menjadi juaranya kompetisi ini, didukung oleh semangat juang dan kualitas pemain-pemain andalannya. Setiap undian selalu membawa cerita baru, dan para penggemar tentu tak sabar menanti bagaimana Roma akan menuliskan babak berikutnya dalam perjalanan mereka di Liga Europa. Akankah musim ini menjadi milik mereka? Hanya waktu dan performa di lapangan yang akan menjawabnya!