Yogyakarta, zekriansyah.com – Dunia sepak bola memang tak pernah berhenti menyajikan kejutan yang bikin geleng-geleng kepala! Bayangkan, sebuah klub dari divisi keempat Liga Inggris, Grimsby Town, berhasil mendepak Manchester United dari ajang Carabao Cup (EFL Cup) 2025. Yang lebih menghebohkan lagi, jika kita intip dompet kedua klub, market value Grimsby Town ternyata jauh di bawah klub-klub raksasa Liga 1 Indonesia seperti Persib Bandung dan Persija Jakarta!
Fenomena ini bukan hanya sekadar hasil pertandingan, tapi juga cerminan bagaimana semangat juang dan mentalitas bisa mengalahkan perbedaan finansial yang sangat mencolok. Artikel ini akan mengupas tuntas keajaiban di lapangan hijau ini, memberikan perspektif menarik tentang valuasi klub, dan perbandingannya dengan tim-tim kebanggaan Indonesia. Siap-siap terkejut!
Kejutan di Blundell Park: David Kalahkan Goliath!
Pada Kamis dini hari, 28 Agustus 2025, suasana di Blundell Park, markas Grimsby Town, menjadi saksi bisu sebuah drama epik. Manchester United, tim bertabur bintang dari Premier League, secara mengejutkan tertinggal 0-2 di 30 menit awal dari tuan rumah Grimsby Town. Meskipun Setan Merah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di paruh kedua, namun takdir berkata lain.
Laga harus berlanjut ke babak adu penalti yang mendebarkan. Di sinilah mentalitas berbicara. Pasukan David Artell, manajer Grimsby Town, tampil tanpa gentar dan akhirnya berhasil menang 12-11 atas skuad asuhan Ruben Amorim.
David Artell sendiri mengungkapkan rahasia kemenangan timnya: kepercayaan diri. “Manchester United adalah tim yang luar biasa, tapi kami juga punya sekelompok pemain yang luas biasa,” ujarnya kepada BBC. Artell menegaskan bahwa timnya menghormati lawan, tapi tak ada rasa takut sedikit pun. Mentalitas “tidak takut” inilah yang menjadi kunci sukses mereka, terutama saat menghadapi tekanan adu penalti.
Market Value: Jurang Pemisah yang Mencengangkan
Kemenangan Grimsby Town atas Manchester United menjadi lebih luar biasa jika melihat perbedaan finansial kedua klub. Data dari berbagai sumber menunjukkan jurang pemisah yang sangat dalam:
- Gaji Pemain Tahunan: Menurut Capology, Manchester United mengeluarkan sekitar 182 juta paun untuk gaji pemain setahun. Angka ini 96 kali lipat lebih tinggi dari Grimsby Town yang hanya mengalokasikan 1,9 juta paun per tahun.
- Perbandingan Individu: Data Sportico bahkan memaparkan bahwa lebih dari 20 pemain Manchester United memiliki gaji tahunan yang mengungguli total gaji seluruh pemain di skuad Grimsby Town!
- Valuasi Skuad (Market Value): Transfermarkt memperkirakan nilai skuad Grimsby Town hanya di angka 3,6 juta euro (sekitar 3,1 juta paun). Angka ini sangat kontras dengan market value skuad Manchester United yang mencapai 887,2 juta euro (sekitar 746 juta paun). Artinya, valuasi Grimsby 246 kali lebih kecil dari Manchester United!
Perbedaan angka ini menunjukkan betapa heroiknya kemenangan Grimsby. Mereka membuktikan bahwa uang bukanlah segalanya di lapangan hijau.
Grimsby Town vs. Raksasa Liga 1 Indonesia: Siapa Lebih Unggul?
Untuk memberikan gambaran yang lebih dekat mengenai market value Grimsby Town yang hanya 3,6 juta euro, mari kita bandingkan dengan klub-klub yang berlaga di BRI Super League 2025-26 (Liga 1 Indonesia). Hasilnya, cukup mengejutkan!
Market value Grimsby Town bahkan hanya unggul dari segelintir tim di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Dua raksasa Liga 1, Persib Bandung dan Persija Jakarta, memiliki valuasi yang jauh di atas Grimsby.
Berikut adalah perbandingan market value beberapa klub BRI Super League 2025-26 berdasarkan data Transfermarkt:
Klub BRI Super League | Market Value (Euro) |
---|---|
Persib Bandung | 6,99 juta |
Persija Jakarta | 6,23 juta |
Dewa United | 5,49 juta |
PSM Makassar | 5,21 juta |
PSIM Yogyakarta | 4,91 juta |
Persebaya Surabaya | 4,75 juta |
Borneo FC Samarinda | 4,59 juta |
Bhayangkara Presisi Lampung FC | 4,53 juta |
Bali United FC | 4,45 juta |
Malut United FC | 4,38 juta |
Persita Tangerang | 3,76 juta |
Persis Solo | 3,71 juta |
Persik Kediri | 3,71 juta |
Grimsby Town | 3,6 juta |
Persijap Jepara | 3,13 juta |
Arema FC | 3,12 juta |
Semen Padang FC | 2,91 juta |
Madura United FC | 2,88 juta |
PSBS Biak | 2,2 juta |
Dari tabel di atas, terlihat jelas bahwa Persib Bandung dan Persija Jakarta memimpin dengan valuasi menembus kisaran 6 juta euro, hampir dua kali lipat dari market value Grimsby Town. Bahkan klub seperti Persita Tangerang, Persis Solo, dan Persik Kediri pun memiliki valuasi yang sedikit lebih tinggi dari tim yang berhasil menyingkirkan Manchester United ini.
Kesimpulan
Kisah Grimsby Town mendepak Manchester United ini adalah pengingat yang indah tentang esensi sejati sepak bola. Meskipun memiliki market value yang jauh di bawah raksasa Inggris, bahkan kalah dari banyak klub top Liga 1 Indonesia, Grimsby membuktikan bahwa di lapangan hijau, segalanya mungkin.
Semangat, kepercayaan diri, dan kerja keras tim bisa mengalahkan perbedaan finansial yang paling ekstrem sekalipun. Ini adalah kemenangan bagi underdog, sebuah inspirasi bahwa passion dan mentalitas juang tetap menjadi kekuatan tak tergantikan dalam olahraga paling populer di dunia ini.