Kejuaraan Dunia BWF 2025: Langkah **Leo/Bagas Kandas** di Babak 16 Besar, Ganda Putra Indonesia Habis

Dipublikasikan 28 Agustus 2025 oleh admin
Olahraga

Yogyakarta, zekriansyah.com – Dunia bulutangkis Indonesia harus menelan pil pahit di ajang Kejuaraan Dunia BWF 2025. Harapan besar yang disematkan pada sektor ganda putra harus pupus di babak 16 besar, setelah pasangan andalan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana takluk di tangan lawan tangguh. Kekalahan Leo/Bagas ini sekaligus memastikan tidak ada lagi wakil ganda putra Indonesia yang tersisa di turnamen bergengsi ini.

Kejuaraan Dunia BWF 2025: Langkah **Leo/Bagas Kandas** di Babak 16 Besar, Ganda Putra Indonesia Habis

Leo/Bagas terhenti di babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2025, mengakhiri perjuangan ganda putra Indonesia di turnamen tersebut.

Mari kita selami lebih dalam bagaimana jalannya pertandingan dan apa artinya hasil ini bagi bulutangkis Indonesia.

Perjalanan Leo/Bagas di Kejuaraan Dunia BWF 2025: Dari Mulus Hingga Kandas

Perjalanan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di Kejuaraan Dunia BWF 2025 memang penuh dinamika. Mereka memulai turnamen dengan penuh percaya diri, menunjukkan performa yang menjanjikan, namun sayangnya harus terhenti di babak krusial.

Awal yang Menjanjikan: Dominasi Leo/Bagas di Babak Awal

Sebelumnya, pasangan berjuluk “The Babies” ini berhasil melaju mulus di babak 32 besar. Dengan penampilan yang meyakinkan, Leo/Bagas menaklukkan wakil tuan rumah, Eloi Adam/Leo Rosi dari Prancis, dengan skor telak 21-8, 21-9. Kemenangan ini tentu menjadi suntikan motivasi besar, apalagi mereka memang punya ambisi untuk membalaskan kekalahan di final All England 2025 lalu saat bertemu unggulan pertama, Kim Won Ho/Seo Seung Jae.

Pertarungan Sengit di Babak 16 Besar Melawan Unggulan Pertama

Namun, takdir berkata lain. Di babak 16 besar, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana harus menghadapi tantangan berat dari unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Pertandingan yang berlangsung di Adidas Arena, Paris, Prancis, pada Jumat (29/8/2025) dini hari WIB, menyajikan drama tiga gim yang menegangkan.

Leo/Bagas sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat baik. Mereka berhasil merebut gim pertama dengan skor 21-18, menunjukkan potensi besar untuk membalikkan prediksi. Namun, momentum itu sayangnya tidak dapat dipertahankan. Di dua gim berikutnya, mereka justru kesulitan mengembangkan permainan dan akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 9-21 dan 4-21.

“Game pertama semuanya berjalan oke sampai terkejar di angka 15. Setelah itu pikiran saya jadi goyang, touch pukulan saya jadi tidak enak. Dari sisi manapun, mau dari pukulan atas, drive-nya seperti jadi hilang,” ungkap Leo Rolly Carnando setelah pertandingan, menggambarkan bagaimana tekanan memengaruhi performa mereka. Ia juga menambahkan, “Saya sebagai playmaker hari ini tidak bisa menjalankan tugas dengan baik, itu yang membuat permainan kami jadi berantakan di gim kedua dan ketiga.”

Ganda Putra Indonesia Habis: Fajar/Rian Juga Tersingkir

Kekalahan Leo/Bagas ini menjadi pukulan telak ganda putra Indonesia. Pasalnya, sehari sebelumnya, pasangan unggulan lainnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, juga sudah lebih dulu tersingkir. Mereka takluk dari duo Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dalam pertarungan ketat di babak 16 besar dengan skor 21-13, 11-21, 17-21.

Fajar Alfian sempat mengutarakan penyesalannya, “Di gim pertama, kami bermain sangat enjoy dan enak sekali, baik dalam hal menyerang maupun menutup bola-bola depan. Gim kedua, di posisi kalah angin, kami tidak dapat melakukan hal yang sama lagi. Defense kami banyak tembus karena variasi smash dan cegatan-cegatan mereka juga bagus hari ini.”

Sebelumnya lagi, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani juga sudah kandas di babak 32 besar. Dengan demikian, tidak ada satu pun wakil dari sektor ganda putra Indonesia yang berhasil melangkah lebih jauh di Kejuaraan Dunia BWF 2025 ini.

Apa Selanjutnya untuk Ganda Putra Indonesia?

Hasil di Kejuaraan Dunia BWF 2025 ini tentu menjadi evaluasi penting bagi tim bulutangkis Indonesia, khususnya di sektor ganda putra. Meski di awal turnamen menunjukkan potensi, perjalanan para wakil Indonesia harus terhenti lebih cepat dari yang diharapkan.

Pasangan Ganda Putra Hasil Akhir Lawan yang Mengalahkan
Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana Babak 16 Besar Kim Won Ho/Seo Seung Jae (Korea Selatan)
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto Babak 16 Besar Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang)
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani Babak 32 Besar Rasmus Kjaer/Frederik Sogaard (Denmark)

Kekalahan ini memang menyakitkan, apalagi mengingat status ganda putra sebagai salah satu tulang punggung Indonesia di kancah internasional. Namun, ini juga menjadi pengingat bahwa persaingan di level dunia semakin ketat.

Kesimpulan

Kandasnya Leo/Bagas di babak 16 besar Kejuaraan Dunia BWF 2025 menandai berakhirnya perjuangan ganda putra Indonesia di turnamen ini. Bersama dengan Fajar/Rian dan Sabar/Reza yang juga tersingkir, hasil ini tentu mengecewakan banyak pihak.

Namun, semangat untuk bangkit harus tetap menyala. Semoga hasil ini menjadi pelajaran berharga bagi para atlet dan tim pelatih untuk mengevaluasi diri, memperbaiki kekurangan, dan kembali dengan performa yang lebih kuat di turnamen-turnamen berikutnya. Dukungan penuh dari penggemar bulutangkis Indonesia akan selalu menjadi motivasi terbesar bagi mereka untuk kembali mengharumkan nama bangsa di kancah dunia. Mari kita nantikan kebangkitan ganda putra Indonesia!