Yogyakarta, zekriansyah.com – Era baru Timnas Italia di bawah komando sang legenda, Gennaro Gattuso, akhirnya tiba! Setelah penantian yang mendebarkan, “Si Badak”—julukan akrabnya—resmi mengumumkan daftar pemain yang akan memperkuat Gli Azzurri dalam laga-laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sorotan utama tentu saja tertuju pada pilihan-pilihan Gattuso, terutama dua talenta muda yang berhasil mencuri perhatian publik: bek tangguh Giovanni Leoni dan penyerang tajam Francesco Pio Esposito. Artikel ini akan mengupas tuntas skuad perdana Gattuso, mengapa nama-nama ini dipanggil, serta misi besar Italia di bawah nahkoda baru.
Skuad Perdana Gattuso: Paduan Senior dan Darah Muda
Pengumuman skuad pertama Gennaro Gattuso sebagai pelatih Timnas Italia membawa angin segar sekaligus ekspektasi tinggi. Ia memilih perpaduan antara pemain senior berpengalaman yang sudah menjadi tulang punggung tim, dengan beberapa nama muda yang diproyeksikan menjadi masa depan Gli Azzurri. Keputusan ini menunjukkan visi Gattuso untuk membangun tim yang kompetitif namun tetap memberi ruang bagi regenerasi.
Sorotan pada Duo Talenta Muda: Leoni dan Esposito
Dua nama yang paling mencuri perhatian dalam daftar panggilan Gennaro Gattuso adalah Giovanni Leoni dan Francesco Pio Esposito. Keduanya mendapatkan panggilan perdana ke tim senior, sebuah bukti kepercayaan besar dari sang pelatih.
- Giovanni Leoni, bek berusia 18 tahun, menjadi perbincangan hangat setelah kepindahannya ke Liverpool dengan nilai transfer fantastis, mencapai 35 juta euro. Sebelumnya, Leoni dikenal sebagai pilar di timnas Italia U-18 dan U-19. Kehadirannya diharapkan membawa kesegaran di lini pertahanan Italia.
- Francesco Pio Esposito, penyerang muda Inter Milan berusia 20 tahun, juga bukan nama asing di kancah sepak bola Italia. Ia tampil reguler bersama timnas U-21 dan menunjukkan performa impresif di Piala Dunia Antarklub 2025. Panggilan ke tim senior ini adalah pengakuan atas bakat dan ketajamannya di depan gawang.
Wajah Lama yang Kembali dan Pilar Utama
Selain talenta baru, Gattuso juga memanggil kembali beberapa wajah lama yang sudah akrab dengan seragam biru Timnas Italia. Kiper Gianluigi Donnarumma, meskipun dikabarkan sedang mengalami masalah di Paris Saint-Germain, tetap dipercaya mengawal gawang. Di lini belakang, nama-nama seperti Giovanni Di Lorenzo, Alessandro Bastoni, dan Federico Dimarco kembali menjadi pilihan utama. Uniknya, di skuad perdana Gattuso ini, tidak ada satu pun pemain dari mantan klubnya, AC Milan. Penyerang seperti Mateo Retegui pun tetap masuk daftar, menambah opsi di lini depan.
Misi Berat “Si Badak” di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Bagi Timnas Italia, Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini memiliki arti yang sangat penting. Setelah absen di dua edisi Piala Dunia terakhir (2018 dan 2022), tekanan untuk lolos ke turnamen paling bergengsi di dunia sangatlah besar. Gennaro Gattuso mengemban misi berat ini, dan dua pertandingan awal di bawah kepemimpinannya akan menjadi ujian sesungguhnya.
Tantangan di Grup I: Estonia dan Israel Menanti
Gli Azzurri dijadwalkan menghadapi dua pertandingan penting di bulan September. Pertama, mereka akan menjamu Estonia pada 5 September 2025 di Bergamo. Tiga hari kemudian, pada 8 September 2025, Italia akan bertandang ke Debrecen, Hungaria, untuk melawan Israel di stadion netral karena alasan keamanan.
Saat ini, Italia berada di posisi ketiga Grup I dengan tiga poin dari dua pertandingan, hasil dari kekalahan 0-3 dari Norwegia dan kemenangan 2-0 atas Moldova. Mereka tertinggal jauh dari Norwegia (12 poin dari empat laga) dan Israel (6 poin dari tiga laga). Oleh karena itu, hasil positif dari kedua laga ini sangat krusial untuk menjaga peluang Timnas Italia lolos ke Piala Dunia.
Warisan Spalletti dan Harapan Baru di Bawah Gattuso
Penunjukan Gennaro Gattuso datang setelah Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) memutuskan untuk memecat Luciano Spalletti pada Juni 2025, menyusul awal yang buruk di fase kualifikasi. Presiden FIGC, Gabriele Gravina, mengungkapkan bahwa Gattuso dipilih karena visinya yang jelas, pemahamannya yang mendalam tentang sepak bola Italia, serta kepercayaannya pada pemain muda. Manajer Timnas Italia, Gianluigi Buffon, yang pernah menjadi rekan setim Gattuso saat juara Piala Dunia 2006, juga memainkan peran penting dalam proses penunjukan ini, meyakini kolaborasi mereka akan membawa Gli Azzurri ke arah yang lebih baik.
Filosofi Gattuso: Kombinasi Semangat dan Taktik Modern
Sebagai pemain, Gennaro Gattuso dikenal dengan semangat membara dan gaya bermain yang agresif. Namun, sebagai pelatih, ia telah menunjukkan evolusi yang menarik. “Si Badak” yang dulu meledak-ledak di lapangan, kini memimpin dengan filosofi sepak bola modern, memadukan penguasaan bola, pressing tinggi, dan penekanan pada kolektivitas tim.
Formasi 3-5-2 dan Peluang Pemain U-21
Banyak pengamat memprediksi bahwa Gennaro Gattuso akan melanjutkan penggunaan formasi tiga bek, khususnya skema 3-5-2, yang juga sempat diterapkan oleh Luciano Spalletti dan banyak digunakan klub-klub Serie A. Dalam formasi ini, Gianluigi Donnarumma diprediksi akan menjadi kiper utama, dengan trio bek seperti Giovanni Di Lorenzo, Riccardo Calafiori, dan Alessandro Bastoni. Di lini serang, nama-nama seperti Giacomo Raspadori dan Moise Kean berpeluang besar mengisi pos penyerang.
Gattuso juga dikenal sebagai pelatih yang gemar memberikan kesempatan kepada pemain muda. Nama-nama dari tim U-21 seperti Cesare Casadei, Tommaso Baldanzi, hingga Niccolo Pisilli berpotensi besar untuk dipromosikan dan menjadi bagian dari rencana jangka panjangnya. Ia ingin membangun “kekeluargaan” dan “semangat kelompok” yang kuat di dalam tim.
Mengintip Masa Depan Cerah Gli Azzurri
Dengan pengumuman skuad perdana ini, Gennaro Gattuso secara resmi memulai babak baru dalam sejarah Timnas Italia. Paduan antara talenta muda menjanjikan seperti Giovanni Leoni dan Francesco Pio Esposito dengan pemain-pemain senior berpengalaman menunjukkan ambisinya untuk meraih kesuksesan. Misi utama Gattuso jelas: membawa Gli Azzurri kembali ke panggung Piala Dunia 2026 setelah absen di dua edisi sebelumnya. Dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Estonia dan Israel akan menjadi tolok ukur pertama bagi era Gennaro Gattuso. Mari kita nantikan bagaimana “Si Badak” akan memimpin Italia menuju kejayaan!