BREAKING NEWS: Laga PSM Makassar vs Persebaya Surabaya Resmi Ditunda, Kondisi Keamanan Jadi Alasan Utama!

Dipublikasikan 30 Agustus 2025 oleh admin
Olahraga

Yogyakarta, zekriansyah.com – Halo para pencinta sepak bola nasional! Ada kabar terbaru yang mungkin membuat sebagian dari kita sedikit kecewa, namun harus kita pahami bersama. Pertandingan klasik yang sangat dinantikan antara PSM Makassar vs Persebaya Surabaya di pekan keempat Super League 2025/2026 secara resmi ditunda. Keputusan ini bukan tanpa alasan, melainkan demi menjaga keamanan dan keselamatan kita semua, terutama di tengah situasi yang belum kondusif di Makassar.

Artikel ini akan membahas tuntas mengapa laga penting ini harus ditunda, bagaimana kronologi di baliknya, serta dampak yang ditimbulkan. Yuk, simak informasinya agar kita semua paham dan bisa menyikapi dengan bijak!

Kronologi Penundaan: Kericuhan di Makassar Jadi Pemicu Utama

Siapa sangka, duel seru antara PSM Makassar dan Persebaya Surabaya yang seharusnya berlangsung pada Minggu, 31 Agustus 2025, di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, harus ditunda. Keputusan berat ini diambil menyusul situasi keamanan di Kota Makassar yang memanas.

Pada Jumat malam, 29 Agustus 2025, Makassar dilanda kericuhan besar. Aksi solidaritas yang awalnya ditujukan untuk Affan Kurniawan, seorang driver ojol yang tewas dilindas rantis polisi, berujung brutal. Ribuan massa turun ke jalan dan membakar sejumlah fasilitas publik vital.

Beberapa titik yang menjadi sasaran amuk massa antara lain:

  • Pos polisi
  • Gedung DPRD Makassar
  • Gedung DPRD Sulawesi Selatan
  • Kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel

Insiden mencekam ini bahkan menelan korban jiwa. Beberapa orang dilaporkan terjebak dalam kobaran api di Gedung DPRD Makassar, sementara yang lain nekat melompat dari ketinggian demi menyelamatkan diri. Kondisi inilah yang membuat aparat keamanan setempat harus menarik kembali izin keramaian untuk pertandingan sepak bola dan memilih fokus penuh pada penanganan krisis.

Prioritas Keselamatan: Keputusan Berat Demi Kebaikan Bersama

Menanggapi situasi yang sangat tidak kondusif ini, operator kompetisi, I-League (Indonesia League), bergerak cepat. Mereka mengeluarkan surat resmi bernomor 1277/LI-COR/VIII/2025 yang ditujukan kepada manajemen kedua klub.

Dalam surat tersebut, I-League menegaskan:

“Setelah meninjau dan mempertimbangkan fakta serta kondisi di lapangan yang tidak kondusif, dengan ini ditetapkan bahwa pertandingan antara PSM Makassar vs Persebaya Surabaya pada tanggal 31 Agustus 2025 ditunda sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.”

Keputusan ini juga didasarkan pada rujukan dari Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan permohonan resmi dari manajemen PSM Makassar sebagai tuan rumah. Ini adalah langkah yang bijak, mengingat keamanan dan keselamatan seluruh pihak – baik pemain, ofisial, maupun suporter – adalah prioritas utama.

Manajemen kedua tim, termasuk Persebaya Surabaya, menerima keputusan ini dengan lapang dada. Bahkan, para suporter fanatik Bajul Ijo, Bonek, juga menunjukkan sikap dewasa dan ikhlas menerima penundaan demi kebaikan Indonesia yang lebih baik. Rencana keberangkatan skuad Green Force ke Parepare yang seharusnya dilakukan pada Sabtu pagi pun akhirnya dibatalkan.

Dampak dan Harapan: Menunggu Jadwal Baru & Kondisi Kondusif

Penundaan laga PSM Makassar vs Persebaya Surabaya ini tentu membawa beberapa dampak. Bagi PSM Makassar, yang berjuluk Juku Eja, ini adalah momentum penting untuk bangkit setelah tiga kali hasil imbang beruntun di awal musim Super League 2025/2026. Pelatih Bernardo Tavares sebelumnya bahkan sudah bertekad membawa timnya meraih kemenangan perdana di kandang.

Sementara itu, Persebaya Surabaya yang datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah memetik kemenangan dramatis 5-2 atas Bali United, juga harus kehilangan momentum. Kedua tim kini harus menunggu penjadwalan ulang dari operator liga.

Tidak hanya aspek teknis, penundaan ini juga berdampak pada sisi finansial. Panitia pelaksana PSM diperkirakan mengalami kerugian, terutama terkait penjualan tiket yang harus ditunda penukarannya. Ribuan suporter yang sudah membeli tiket dan mengatur transportasi dari jauh hari pun harus menelan kekecewaan. Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bahkan berinisiatif menyiapkan bus gratis untuk suporter dari Makassar menuju Parepare, menunjukkan betapa antusiasnya laga ini.

PSM Makassar dan Persebaya Surabaya adalah dua tim legendaris dengan sejarah pertemuan yang selalu menarik. Sejak era Liga 1 pada 2017, kedua tim tercatat sudah 12 kali bertemu dengan rekor sama kuat: masing-masing 5 kemenangan dan 2 hasil imbang. Pertandingan ini selalu menjadi magnet tersendiri bagi publik sepak bola nasional.

Kita semua berharap situasi di Makassar dan daerah lain segera pulih dan kondusif. Dengan begitu, kompetisi Super League bisa kembali berjalan normal dan kita bisa menyaksikan kembali aksi-aksi memukau dari tim kesayangan kita. Mari kita saling jaga dan doakan agar perdamaian segera kembali tercipta.