Yogyakarta, zekriansyah.com – Para penggemar bulutangkis di seluruh dunia, khususnya yang mencari informasi seputar hasil Kejuaraan Dunia BWF 2025 digulung 144 Alex, tentu penasaran dengan performa para atlet di ajang bergengsi ini. Salah satu nama yang sempat menarik perhatian adalah Alex Lanier, wakil tuan rumah Prancis, yang menunjukkan semangat juang tinggi di Adidas Arena, Paris. Namun, seperti halnya setiap turnamen besar, ada yang melaju dan ada pula yang harus menghentikan langkahnya. Artikel ini akan mengupas tuntas perjalanan Alex Lanier dan bagaimana ia “digulung” dalam pertarungan sengit di babak ketiga, serta sekilas tentang nasib wakil Indonesia.
Perjalanan Alex Lanier, pahlawan tuan rumah, di Kejuaraan Dunia BWF 2025 harus terhenti di babak ketiga setelah kalah dari Weng Hongyang dari Tiongkok.
Alex Lanier: Harapan Tuan Rumah yang Bersinar di Awal
Sebagai wakil dari negara penyelenggara, Alex Lanier datang ke Kejuaraan Dunia BWF 2025 dengan ekspektasi besar dari publiknya. Pebulutangkis tunggal putra asal Prancis ini, yang merupakan unggulan ke-7, berhasil menunjukkan performa menjanjikan di babak-babak awal. Ia melangkah dengan cukup meyakinkan, membuat para pendukungnya optimis.
Di babak pertama, Alex Lanier menghadapi Kantaphon Wangcharoen dari Thailand. Dengan determinasi tinggi, ia berhasil memenangkan pertandingan dua gim langsung dengan skor 21-12, 22-20. Kemenangan ini membuktikan bahwa Alex bukanlah lawan yang bisa diremehkan. Perjalanan positifnya berlanjut di babak kedua, di mana ia kembali tampil dominan melawan Aria Dinata. Alex sukses meraih kemenangan dengan skor 21-17, 21-13, mengamankan tiket ke babak ketiga dan semakin memupuk harapan tuan rumah.
Pertarungan Sengit: Saat Alex Lanier Terpaksa Mengakui Keunggulan Lawan
Sayangnya, perjalanan gemilang Alex Lanier harus terhenti di babak ketiga. Ia menghadapi tantangan berat dari wakil China, Weng Hongyang, yang dikenal dengan gaya permainannya yang solid. Dalam pertandingan yang penuh ketegangan, Alex Lanier berjuang mati-matian, tetapi akhirnya harus mengakui keunggulan lawannya.
Weng Hongyang berhasil “menggulung” Alex Lanier dalam dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-12. Meskipun kalah, Alex telah menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu pemain yang patut diperhitungkan di masa depan. Pertandingan ini menjadi pelajaran berharga bagi pebulutangkis muda Prancis tersebut untuk terus meningkatkan kemampuannya di panggung dunia. Kekalahan ini tentu meninggalkan jejak kekecewaan bagi pendukungnya, namun semangat juang yang ditunjukkannya patut diacungi jempol.
Kilasan Performa Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Selain kisah Alex Lanier, Kejuaraan Dunia BWF 2025 juga menyajikan drama dan kejutan dari wakil-wakil Indonesia. Beberapa atlet Merah Putih berhasil melaju, sementara yang lain harus pulang lebih awal setelah bertarung sengit.
-
Tunggal Putra:
- Jonatan Christie berhasil melaju ke perempat final setelah mengalahkan Lee Cheuk Yiu (Hong Kong) dengan skor 21-19, 21-9.
- Sayangnya, Alwi Farhan harus memupus mimpinya usai kalah dalam pertarungan rubber game yang ketat melawan juara dunia 2023, Kunlavut Vitidsarn (Thailand), dengan skor 18-21, 21-18, 20-22.
-
Tunggal Putri:
- Putri Kusuma Wardani menunjukkan performa impresif dan melenggang ke perempat final setelah menundukkan Tomoka Miyazaki (Jepang) dengan skor 21-12, 21-11. Ini adalah kali pertama Putri KW mencapai babak perempat final di Kejuaraan Dunia.
- Namun, langkah Gregoria Mariska Tunjung terhenti di babak 16 besar, kalah dari Sim Yu Jin (Korea Selatan) dengan skor 15-21, 18-21.
-
Ganda Putri:
- Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi (Ana/Tiwi) membuat kejutan besar dengan menyingkirkan mantan ganda putri nomor satu dunia, Baek Ha Na/Lee So Hee (Korea Selatan), dua gim langsung 21-16, 21-15. Mereka menjadi satu-satunya ganda putri Indonesia yang melaju ke perempat final.
- Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
-
Ganda Putra:
- Sayangnya, sektor ganda putra Indonesia tidak menyisakan wakil. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kalah dari Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang), sementara Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana tak berkutik di tangan pasangan Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Kesimpulan
Kejuaraan Dunia BWF 2025 di Paris telah menyajikan banyak cerita menarik. Meskipun Alex Lanier digulung di babak ketiga, perjalanannya sebagai wakil tuan rumah yang berjuang keras patut diapresiasi. Sementara itu, Indonesia berhasil menempatkan tiga wakilnya di perempat final, menunjukkan potensi besar para atlet bulutangkis Tanah Air di kancah internasional. Turnamen ini sekali lagi membuktikan bahwa bulutangkis adalah olahraga yang penuh kejutan dan membutuhkan konsistensi di setiap pertandingan.