Yogyakarta, zekriansyah.com – Kabar buruk AC Milan memang datang di saat yang tidak tepat. Gelandang anyar yang baru saja dielu-elukan, Ardon Jashari, kini harus menepi untuk waktu yang cukup lama karena cedera serius yang menimpanya. Ini tentu menjadi pukulan telak bagi Rossoneri dan para Milanisti yang sudah menaruh harapan besar pada pemain rekrutan termahal mereka ini. Mari kita selami lebih dalam apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana dampaknya bagi perjalanan AC Milan di musim ini.
Insiden di Sesi Latihan: Benturan yang Mengubah Segalanya
Momen nahas itu terjadi pada Kamis pagi (28/8/2025) waktu setempat, ketika Ardon Jashari sedang mengikuti sesi latihan bersama tim. Dalam sebuah benturan yang tidak disengaja, ia bertabrakan dengan rekan setimnya, penyerang anyar Santiago Gimenez. Tak lama setelah insiden tersebut, pelatih kepala AC Milan, Massimiliano Allegri, langsung mengonfirmasi absennya Jashari dalam konferensi pers jelang laga melawan Lecce.
Allegri terdengar tenang, namun pernyataannya cukup jelas:
“Jashari adalah pemain hebat, pertama dan terutama. Sayangnya, dia cedera hari ini saat bentrok dengan Gimenez, dan dia tidak akan bermain besok. Saya pikir dia gelandang yang bermain di depan pertahanan atau di posisi pivot ganda.”
Diagnosis Medis: Patah Tulang Fibula dan Absen Tiga Bulan!
Setelah insiden tersebut, kekhawatiran melanda. Berbagai media Italia, seperti Sky Sport Italia, SportItalia, dan La Gazzetta dello Sport, mulai melaporkan tingkat keparahan cedera Jashari. Laporan awal mengindikasikan masalah pada tulang fibula.
Namun, hasil pemeriksaan medis lanjutan yang diungkap oleh jurnalis Daniele Longo dan Nicolo Schira memberikan gambaran yang lebih jelas dan mengkhawatirkan:
- Ardon Jashari didiagnosis mengalami fraktur non-displaced pada tulang fibula kanannya. Ini berarti ada retakan pada tulang kering bagian bawah, namun posisinya tidak bergeser.
- SportItalia bahkan menyebut kemungkinan ia mengalami patah tulang fibula.
- Durasi pemulihannya pun diperkirakan tidak sebentar. La Gazzetta dello Sport memprediksi Jashari akan menepi setidaknya dua bulan, sementara jurnalis Nicolo Schira menyatakan sang gelandang asal Swiss ini akan absen selama kurang lebih tiga bulan.
Dengan estimasi ini, artinya Ardon Jashari kemungkinan besar baru bisa kembali bermain setelah pergantian tahun. Sebuah kabar buruk yang sangat pahit untuk AC Milan di awal musim.
Investasi Termahal yang Tertunda: Harapan Besar pada Jashari
Bukan rahasia lagi, Ardon Jashari adalah salah satu investasi terbesar AC Milan di bursa transfer musim panas 2025. Ia didatangkan dari Club Brugge dengan mahar fantastis, berkisar antara €37 juta hingga €40 juta, menjadikannya pemain termahal di Serie A musim ini. Ekspektasi untuknya sangat tinggi, diproyeksikan sebagai motor pengatur permainan yang bisa menjadi jenderal di lini tengah Rossoneri.
Sayangnya, sebelum cedera berat ini, Jashari belum sempat menunjukkan banyak kontribusi di lapangan. Ia baru tampil sekitar 40 menit dalam dua pertandingan (Liga Italia dan Coppa Italia) tanpa mencetak gol atau assist. Padahal, Allegri berencana memainkannya sebagai starter dalam laga penting melawan Lecce. Kehilangan pemain kunci dengan label rekrutan termahal di fase krusial awal musim jelas menjadi tantangan besar.
Efek Domino: Milan Revisi Rencana Bursa Transfer?
Cedera serius Ardon Jashari ini tidak hanya berdampak pada kekuatan di lapangan, tetapi juga memicu efek domino pada strategi AC Milan di bursa transfer. Laporan terbaru dari Daniele Longo menyebutkan bahwa Rossoneri kini memblokir sementara pintu keluar bagi gelandang Yunus Musah. Ini adalah keputusan mendadak, mengingat Musah sebelumnya santer dikabarkan akan dilepas.
Langkah ini menunjukkan betapa krusialnya kehilangan Jashari di lini tengah. Meskipun Musah diproyeksikan bermain sebagai bek sayap kanan dalam laga kontra Lecce, menahannya tetap penting untuk menjaga kedalaman skuad. Milan bahkan disebut-sebut harus menolak tawaran sekitar €25 juta untuk Musah demi menambal lubang yang tak terduga ini.
Semangat Positif dari Ardon Jashari
Meski menghadapi kenyataan pahit cedera berat, Ardon Jashari tetap menunjukkan semangat yang positif dan optimis. Ia menyampaikan pesan menyentuh kepada para penggemar melalui media sosialnya:
“Saya ingin berterima kasih untuk semuanya atas dukungan dan pesan luar biasa yang saya terima dalam beberapa jam terakhir. Fokus utama saya sekarang adalah bekerja keras, kembali dengan lebih kuat, dan berkontribusi untuk mencapai tujuan kami bersama dengan skuad hebat ini. Forza Milan.”
Pesan ini tentu menjadi suntikan semangat tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi seluruh Milanisti yang berharap ia bisa segera pulih dan kembali menunjukkan magisnya di lapangan.
Kesimpulan
Kabar buruk AC Milan tentang Ardon Jashari cedera berat adalah cobaan besar di awal musim. Kehilangan gelandang anyar dan rekrutan termahal mereka hingga tiga bulan adalah pukulan telak yang menguji kedalaman skuad dan kejelian taktik pelatih Massimiliano Allegri. Namun, semangat juang Jashari dan respons cepat manajemen Milan menunjukkan bahwa Rossoneri siap menghadapi tantangan ini. Mari kita semua berharap dan mendoakan agar Ardon Jashari segera pulih total dan kembali memperkuat lini tengah AC Milan dengan performa terbaiknya! Forza Milan!