Yogyakarta, zekriansyah.com – Pekan kedua Liga Italia Serie A musim 2025/2026 menyajikan sebuah tontonan yang tak hanya seru, tapi juga penuh makna bagi pecinta sepak bola Indonesia. Bagaimana tidak, dua pilar Timnas Indonesia, kiper tangguh Emil Audero dan bek kokoh Jay Idzes, saling berhadapan dalam duel sengit antara Cremonese dan Sassuolo. Laga yang berlangsung dramatis di Stadio Giovanni Zini ini berakhir dengan kemenangan tipis 3-2 untuk tim Emil Audero, Cremonese, yang sukses kalahkan Jay Idzes dan rekan-rekannya di Sassuolo. Mari kita bedah lebih dalam keseruan ‘perang saudara’ di lapangan hijau Italia ini!
Kremonese berhasil kalahkan Sassuolo 3-2 dalam laga Serie A, menampilkan duel sengit antara Emil Audero dan Jay Idzes.
Pertarungan Saudara di Tanah Italia: Audero vs Idzes
Ini bukan sekadar pertandingan biasa. Bagi publik Tanah Air, laga Cremonese vs Sassuolo adalah momen langka menyaksikan dua talenta terbaik Indonesia beradu kemampuan di panggung Serie A, kasta tertinggi Liga Italia. Jay Idzes, yang baru saja didatangkan Sassuolo dari Venezia dengan nilai transfer fantastis, akhirnya melakoni debutnya sebagai starter setelah dua pekan sebelumnya hanya duduk di bangku cadangan. Sementara itu, Emil Audero datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil gemilang dan membawa Cremonese secara mengejutkan mengalahkan tim raksasa AC Milan di pekan sebelumnya.
Simak ulasan lengkapnya dalam artikel terkait: Panasnya Pekan Perdana Liga Italia: Jadwal Sassuolo vs Napoli dan AC Milan vs Cremonese Malam Ini!
Pertemuan ini menciptakan narasi ‘perang saudara’ yang mendebarkan. Idzes, sebagai bek tengah, bertugas membendung serangan lawan, sedangkan Audero menjadi palang pintu terakhir timnya. Keduanya sama-sama punya peran vital, meski berada di kubu berbeda. Sebuah skenario yang sempurna untuk disaksikan!
Babak Pertama: Cremonese Tancap Gas, Audero Tampil Gemilang
Sejak peluit kick-off berbunyi di Stadio Giovanni Zini, Cremonese langsung menunjukkan ambisi mereka. Hasilnya, di menit ke-37, Filippo Terracciano berhasil membuka keunggulan lewat tandukan kerasnya dari sepak pojok yang dilepaskan Jari Vandeputte. Hanya berselang dua menit, tim tuan rumah kembali menggandakan skor menjadi 2-0 melalui sentuhan Franco Vazquez, berkat umpan ciamik dari Antonio Sanabria setelah Alessio Zerbin merebut bola dan melakukan crossing akurat.
Di sisi lain, gawang Cremonese yang dijaga Emil Audero juga tak luput dari ancaman. Kiper kelahiran Mataram ini tampil luar biasa dengan melakukan empat penyelamatan krusial di babak pertama, termasuk menepis tembakan jarak jauh Domenico Berardi dan usaha Andrea Pinamonti dari dalam kotak penalti. Sementara itu, Jay Idzes di lini pertahanan Sassuolo bekerja keras dengan mencatat beberapa sapuan penting, meskipun timnya harus kebobolan dua gol cepat di pertandingan Liga Italia perdananya ini.
Babak Kedua Penuh Drama: Penalti Penentu Kemenangan
Memasuki babak kedua, Sassuolo tidak menyerah begitu saja. Mereka mulai bangkit dan berhasil memperkecil ketertinggalan di menit ke-64 lewat gol Andrea Pinamonti, memanfaatkan umpan dari Cristian Volpato. Drama semakin memuncak di menit ke-73 saat Sassuolo mendapatkan hadiah penalti setelah Alieu Fadera dilanggar Alberto Grassi di kotak terlarang. Domenico Berardi dengan tenang maju sebagai eksekutor dan sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Namun, semangat juang Cremonese tak padam. Di masa injury time babak kedua, tepatnya menit ke-90+3, mereka kembali mendapat penalti setelah Fadera melanggar Romano Floriani Mussolini. Manuel De Luca yang maju sebagai algojo sukses menuntaskan tugasnya dengan dingin, membawa Cremonese unggul 3-2. Skor ini pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan tim Emil Audero kalahkan Jay Idzes dalam laga yang mendebarkan ini.
Catatan Penting dari Laga Ini
Kemenangan ini membawa Cremonese ke puncak klasemen sementara Serie A dengan enam poin sempurna dari dua laga. Sebuah start yang fantastis bagi tim promosi! Sementara Sassuolo harus puas berada di posisi juru kunci tanpa poin.
Performa individu para pemain Indonesia juga menarik perhatian:
- Emil Audero: Mendapat rating 6,5 dari Whoscored, dengan empat penyelamatan vital di babak pertama. Kontribusinya sangat terasa dalam menjaga keunggulan timnya.
- Jay Idzes: Meskipun timnya kalah dan merasakan debut yang suram, Idzes tampil cukup solid dengan rating 5,9 dan empat sapuan. Ia menunjukkan potensi sebagai bek tangguh di Liga Italia Serie A dan akan menjadi aset berharga bagi Sassuolo.
Kesimpulan
Laga antara Cremonese vs Sassuolo ini tidak hanya menyajikan drama dan gol-gol indah, tetapi juga menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia. Tim Emil Audero berhasil kalahkan Jay Idzes dalam duel yang penuh gengsi ini, membawa Cremonese terbang tinggi di awal musim Serie A 2025/2026.
Terlepas dari hasil akhir, kehadiran dan performa kedua pemain di liga elite Italia ini patut kita banggakan. Ini adalah bukti bahwa talenta-talenta Timnas Indonesia memiliki potensi besar untuk bersinar di kancah sepak bola dunia. Mari terus dukung mereka dan nantikan kiprah selanjutnya di Serie A!